Jakarta, 4 Desember 2025 – IMAGINEXIS (PT Imaji Masa Depan) bersama Inventure, Ivosights, dan SAMA (Strategic Asia Marketing Alliance) Indonesia, dengan dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, resmi menyelenggarakan “Road to DIGINEX conXperience 2026” sekaligus meluncurkan Indonesia Digital Outlook 2026 di JS Luwansa Hotel & Conference Center Jakarta pada Rabu, 3 Desember 2025.
Indonesia Digital Outlook 2026 menjadi rangkaian pra-event menuju DIGINEX conXperience 2026, sebuah konferensi yang menghadirkan ruang di mana teknologi dan kemanusiaan saling beririsan untuk membentuk masa depan. Mengangkat tema “Indonesia Digital Outlook 2027: Navigating the Future of Intelligence, Integrity, and Impact”, acara ini mengulas berbagai perkembangan keamanan siber, kecerdasan artifisial, dan blockchain dalam lanskap digital yang terus memengaruhi cara masyarakat hidup, bekerja, dan berinteraksi.
Keistimewaan laporan ini terletak pada sudut pandangnya terhadap teknologi—bukan semata alat bisnis atau inovasi teknis, tetapi kekuatan yang harus dipandu oleh etika, budaya, dan nilai kemanusiaan. Keamanan siber dilihat sebagai isu kepercayaan; AI sebagai keseimbangan antara kecerdasan dan keadilan; sementara blockchain menjadi simbol transparansi dan integritas.
Pada peluncuran ini, IMAGINEXIS memaparkan hasil riset yang melibatkan lebih dari 600 responden dari enam wilayah Indonesia: Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan beberapa daerah lainnya.
Di tengah percepatan inovasi teknologi, konsumen Indonesia menunjukkan pola perilaku baru dalam berinteraksi dengan AI, blockchain, keamanan siber, hingga media sosial. Brand, regulator, dan pelaku industri membutuhkan pemahaman lebih menyeluruh mengenai bagaimana perubahan tersebut memengaruhi keputusan dan aktivitas digital masyarakat.
Indonesia Digital Outlook 2026 menyajikan gambaran komprehensif mengenai lanskap digital Indonesia, termasuk tingkat adopsi AI, dinamika minat terhadap blockchain dan kripto, perkembangan kesadaran keamanan siber, hingga bagaimana media sosial membentuk pola konsumsi informasi. Dengan pendekatan riset kuantitatif, wawasan perilaku, serta analisis percakapan digital, laporan ini menghadirkan perspektif mendalam untuk membantu berbagai pihak melihat peluang, mengelola risiko, dan menavigasi transformasi digital dengan lebih percaya diri.
Riset tersebut mengungkap sejumlah dinamika signifikan, antara lain pesatnya adopsi AI, rendahnya literasi Web3, meningkatnya ancaman keamanan siber, serta fragmentasi budaya digital lintas generasi. Temuan ini menunjukkan bahwa Indonesia berada pada fase kritis dalam menentukan arah transformasi digital—apakah menjadi bangsa yang adaptif dan inovatif, atau menghadapi tantangan ketimpangan literasi dan keamanan digital.
Peluncuran Indonesia Digital Outlook 2026 diawali dengan paparan Yuswohady, CEO Inventure, yang memerinci metodologi dan interpretasi data riset. Acara dilanjutkan dengan dialog strategis bersama tokoh pemerintah dan industri teknologi. Panelis yang hadir antara lain:
M. Neil El Himam (Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi Kemenparekraf/Bekraf)
Stephen Ng. (CEO WIR Group)
Defi Nofitra (Country Head Kaspersky Indonesia)
Jimmy Yogaswara (CEO Soca AI)
Kandi W. Windoe (Dewan Penasehat Perhumas & Pakar Brand)
Diskusi dipandu oleh Teguh Harmanda, Chairman Indonesia Blockchain Consulting Group (IBCG), yang membahas kesiapan regulasi AI dan Web3, urgensi literasi digital, ancaman siber berbasis AI, serta dampak fragmentasi budaya digital terhadap komunikasi publik dan kepercayaan masyarakat.
Hastjarjo Boedi Wibowo, Managing Partner IMAGINEXIS, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting bagi ekosistem digital Indonesia yang matang dan berkelanjutan. Inovasi teknologi harus diiringi penguatan literasi masyarakat, perlindungan data pribadi, regulasi adaptif, serta nilai kemanusiaan dan keberlanjutan.
Acara ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi era Society 5.0 dan memanfaatkan teknologi untuk kepentingan kemanusiaan. Melalui peluncuran Indonesia Digital Outlook 2026, IMAGINEXIS dan para mitra ingin membuka dialog nasional yang lebih luas mengenai masa depan ekonomi digital Indonesia, sekaligus memberikan arah strategis bagi pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat di tengah
percepatan transformasi digital.







0 comments:
Post a Comment